Jalan – Jalan Sore ke Garut via Kamojang

Sebenarnya JJS ini sama sekali tidak terencana dan tidak terpikirkan untuk mencobanya. Tapi tak disangka tak dinyana, justru karena ga ada planning sama sekali perjalanan ini akhirnya terwujud. Bahkan ditemani oleh seorang wanita (Jarang – jarang bro, touring bersama wanita, biasanya single fighter saja).

Seperti biasa, berawal dari baca blognya bang nunoo.wordpress.com, saya pun terinspirasi dan menginginkan untuk mencoba jalur Bandung – Garut via Kamojang. Kira – kira semester kemarin, tepatnya bulan Mei, saat itu sedang lieur – lieurnya ngerjain laporan PLA, jadi pengen agak ngebolang ke luar kota. Niat awal sebetulnya mau single fighter saja, tapi kebetulan ngeliat Ibu Vini merenung terus saya pun mencoba mengajaknya. Pucuk dicinta ulam pun tiba, Ibu Vini begitu semangat diajak ngabolang oleh saya. Okelah berhubung niatnya pengen JJS jadi kami berangkat siang hari, ba’da shalat dhuhur dari kampus tercinta Universitas Pendidikan Indonesia.

Berhubung Bandung – Garut via cileunyi sudah terlalu mainstream, akhirnya sesuai arahan kang nunoo kami pun mencoba jalur Bandung – Majalaya – Ibun – Kamojang – Samarang – Garut.

Sekitar 2 jam perjalanan kami baru sampai Majalaya.. Macet pisaannnn😥 soalnya lewat jalur Ledeng – Buah batu – Banjaran – Ciparay – Majalaya yang memang terkenal macet.

 photo Kamojang.png

Jalur menuju Kamojang

Keterangan :

Point B : Buah Batu
Point C : Ciparay
Point D : Majalaya
Point E : Ibun
Point F : Kamojang
Point G : Samarang
Point H : Banyuresmi

Di Majalaya, untuk menuju Kamojang ambil jalur arah kanan (pas di jalan yang 1 arah) menuju kecamatan Ibun. Tenang saja, bagi yang males bertanya sudah tersedia papan petunjuk arah kok. Kalau misalkan masih meragukan bisa bertanya ke penduduk sekitar.

Ternyata perjalanan melewati daerah Ibun tidak semanis yang terpikirkan. Ancur banget bro, sehingga motor pun ga bisa digeber. Jalan ancur ini akan anda nikmati sampai di PLTG Kamojang, yah cukup jauhlah.

Tapi itu semua terbayarkan saat menikmati sisi kanan dan sisi kiri jalan berupa keindahan alam yang tak dapat diungkapkan dengan kata – kata. Suasana hutan begitu terasa, bahkan agak merinding saat melewati tempat – tempat tertentu.

 photo SAM_0012.jpg

Kondisi jalan di Kecamatan Ibun

 photo SAM_0018.jpg

Suasana di kawasan Ibun – Kamojang

Ada suatu tanjakan yang motor saya tak bisa melahapnya secara langsung, sehingga penumpangnya yaitu Ibu Vini harus turun dulu dari motor (Maaf ya bu pin).

 photo SAM_0020.jpg

Tanjakan yang membuat motor saya mundur lagi

Akhirnya setelah melewati perkebunan dan hutan sejam kemudian (pukul 15.00) kami pun tiba di PLTG Kamojang.
Disini kami istirahat dulu sebelum melanjutkan perjalanan menuju Garut kota.

 photo SAM_0023.jpg

PLTG Kamojang

 photo SAM_0025.jpg

Narsis dikit hehe

 photo SAM_0026.jpg

Pipa – pipa yang menyalurkan gas

 photo SAM_0028.jpg

 photo SAM_0029.jpg

Sabar menanti mobil yang akan mengangkutnya

 photo SAM_0048.jpg

Gak tau ini teh apa

Sekitar setengah jam kemudian kami pun melanjutkan kembali perjalanan. Di pertengahan ternyata ada sebuah wahana wisata alam yang bernama Situ Cibeureum. Tiket masuknya Rp 5000. Dari pintu masuk ternyata masih jauh lagi menuju situ nya, sekitar 2 Km lah, dengan kondisi jalan batu dan pasir (“Siga walungan saat” kalau kata orang Sunda mah).
Penampakan Situ Cibeureum

 photo SAM_0073.jpg

Gapura Situ Cibeureum

 photo SAM_0075.jpg

Kondisi jalan menuju Situ Cibeureum

 photo SAM_0081.jpg

Situ Cibeureum

Setelah menikmati keindahan Situ Cibereum perjalanan pun dilanjutkan lagi, nah kalau dari sini jalanan berhotmix akan sangat terasa. Sepanjang perjalanan kami pun sesering mungkin menghirup udara segar pegunungan Kamojang. Terlihat di sisi sebelah kiri jalan menjulang Gunung Guntur.

 photo SAM_0057.jpg

Landskap Gunung Guntur

 photo SAM_0070.jpg

Kondisi jalanan Kamojang – Garut

Sepanjang jalur Kamojang – Samarang ternyata banyak tempat terkenal loh, seperti Kampung Sampireun, Mulih k’Desa dll.
Akhirnya pukul setengah 5 sore kami pun tiba di Garut kota. Rencana pulang kami akan melewati Limbangan. Nah sebelum tiba di Limbangan, kira – kira di Kecamatan Banyuresmi sebuah situ pinggir jalan menanti kami. Disana kami menikmati sunset ditemani ketenangan air Situ.

 photo SAM_0095.jpg

Suatu situ di daerah Banyuresmi, Garut

 photo SAM_0101.jpg

Rakit Bambu

mampir juga ke blog saya

Categories: Jawa Barat, Traveling | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: