Jalan – Jalan Ngedadak ke Curug Sawer & Situ Gunung

Kembali sebuah perjalanan traveling terjadi hanya karena “ngedadak”. Ya, biasanya suatu perjalanan yang telah tersusun rapih, perencanaannya matang seringkali tidak dapat terlaksana karena berbagai hal. Maka, saya pun merupakan orang yang memegang prinsip packing H-beberapa jam sebelum keberangkatan wkwkwk. Yaa dikarenakan seringnya traveling karena kata “ngedadak” tersebut.

Traveling kemarin pun sebenarnya diajakin teman saya si pak Yogi. H-1 sebelum keberangkatan pa Yogi bertanya kepada saya. Kurang lebihnya seperti ini “Besok ada rencana kemana? Jalan – jalan yu?”, saya pun menjawab “hayu, tapi kalau ga mudik ya”. Saya pun bertanya balik, “Emang, mau kemana gi?” . dia pun membalas “Itu ke Situ yang ada di Sukabumi tuh”. Lalu kami pun searching di internet mengenai Situ yang ada di daerah Sukabumi. Ketemulah nama Situ Gunung.

Situ Gunung merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di wilayah administrative Kabupaten Sukabumi. Terletak di bawah kaki Gunung Pangrango dan masuk ke dalam “Taman Nasional Gunung Gede Pangrango”.

 photo IMG_20140406_172426.jpg

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Akses menuju tempat ini cukup mudah dan beragam. Kenapa beragam, karena dapat ditempuh dengan berbagai kendaraan. Bahkan kendaraan Angkutan Kota juga ada dengan trayek Cisaat – Situ Gunung.

Berhubung kami dari start dari Bandung, maka kami harus menempuh jalur Bandung – Padalarang – Cianjur – Sukabumi Kota – Cisaat – Situ Gunung, sejauh kurang lebih 110 Km.

 photo map.png

Peta Bandung – Situ Gunung, Sukabumi

Untuk mendapatkan view objek foto lanskap yang baik biasanya dilakukan pada pagi hari atau sore hari. Untuk itu kami diniatkan berangkat jam 3 Pagi dari Bandung. Niat hanya tinggal niat karena pada kenyataannya kami baru berangkat jam setengah 9 pagi dikarenakan bangun jam 7 lebih hahaha.

Berbekal “ilmu” dari internet akhirnya kami start dari Bandung kurang lebih jam setengah 9. Untuk mengejar waktu langsung saja kutancapkan gas sepeda motor matic saya. Jalanan berkelok – kelok padalarang – cipatat – citatah – hingga rajamandala kulalui dengan mulus. Hingga jalur Cianjur – Sukabumi akhirnya motor kami pun harus pelan – pelan, hal tersebut dikarenakan Jalan Busuk yang menghantui kami. Banyak jalan berlubang yang siap menerkam siapa saja yang berani melewatinya pada kecepatan tinggi. Alhasil, jam 11 lebih kami baru tiba di Sukabumi Kota.

Dari Sukabumi Kota ke Situ Gunung tidaklah sulit, karena banyak rambu yang memberikan petunjuk kesana. Perjalanan pun dilanjut hingga menuju Kecamatan Cisaat. Nah, dari Cisaat inilah jika dari arah Bandung kita harus belok ke Kanan di sebelah Polsek Cisaat atau didepan Masjid agung Cisaat. Dari Cisaat – Situ Gunung kurang lebih 9 – 10 Km lagi perjalanan yang harus ditempuh dengan kondisi jalan yang lumayan baik, hanya saja setelah melewati Kadu Dampit akan ditemui jalan yang busuk. Untuk yang menggunakan kendaraan umum dapat menaiki angkot berwarna merah

Untuk memasuk wisata Situ Gunung dan Curug Sawer kita diharuskan membayar tiket masuk. Cukup murah untuk wisata alam ini. Saya, Yogi dan motor yang kami tumpangi hanya  diharuskan menebus 9000 rupiah saja.

Di tempat ini terdapat 2 destinasi wisata yang harus dikunjungi, yaitu Situ Gunung dan Curug Sawer. Dari tempat parkiran terdapat percabangan, jika ke kiri akan menuju ke Situ Gunung dengan jarak tempuh 1 Km, jika ke kanan akan menuju Curug Sawer dengan jarak tempuh sejauh 2 Km.

 photo IMG_20140406_122851.jpg

Petunjuk Arah

Terlebih dahulu saya dan pak Yogi sepakat untuk menuju Curug Sawer terlebih dahulu. Jalan berbatu cukup terjal dan setapak kami lalui dengan santai karena di setiap langkahnya kami abadikan berbagai macam momennya.

 photo IMG_20140406_124032.jpg

Pak Yogi in Action

 photo IMG_20140406_124223.jpg

Petunjuk arah selama perjalanan menuju curug sawer

 photo IMG_20140406_125631.jpg

Jalanan berbatu nan licin

 photo IMG_20140406_125944.jpg

Selokan yang jernih, andai di Bandung ada yang seperti ini

 photo IMG_20140406_130052.jpg

Kondisi jalan setapak menuju Curug Sawer

 photo IMG_20140406_130057.jpg

Hutan Hujan Tropis

 photo IMG_20140406_130254.jpg

Siluet Pak Yogi diantara rimbunnya pepohonan

 photo IMG_20140406_131004.jpg

Sepanjang perjalanan, terdapat 2 shelter untuk beristirahat

Dikarenakan popotoan terus selama perjalanan, butuh waktu kurang lebih 1,5 jam untuk mencapai curugnya. Sambil menunggu hujan reda, kami pun tak lupa melaksanakan solat Dhuhur terlebih dahulu.

 photo IMG_20140406_142207.jpg

Pintu masuk Curug Sawer

 photo IMG_20140406_140731.jpg

Musholla di Curug Sawer

 photo IMG_20140406_132925.jpg

Tempat Wudlu nya langsung dari sungai

Selepas solat, langit tampaknya bersahabat dengan kami. Cerah kembali!! Sehingga kami pun bersemangat untuk setidaknya melepas lelah di Curug Sawer.

 photo IMG_20140406_140947.jpg

Jembatan bambu di Curug Sawer

 photo IMG_20140406_142409.jpg

aliran air dari Curug Sawer

 photo IMG_20140406_142937.jpg

Curug Sawer broooo, akhirnya

 photo IMG_20140406_143546.jpg

Tempat bidadari turun dari khayangan wkwkw

 photo IMG_20140406_143604.jpg

air terjunnya deras

 photo IMG_20140406_144419.jpg

Pelangi yang tercipta dari cipratan Curug

Kurang rasanya jika ke Curug tetapi tidak mandi didalamnya, saya pun langsung bergegas membuka pakaian dan gejeburr

 photo DSC_0047.jpg

Segerrrrr brooo

Sampai jam 4 sore kami bergegas untuk menuju Situ Gunung, saat itu hujan deras sudah mulai turun lagi membasahi bumi. Berhubung sudah “like a pro”, jas hujan pun tidak ketinggalan untuk dibawa.

Menyusuri jalan setapak menuju parkiran, ditengah perjalanan terdapat petunjuk arah menuju Danau (Situ Gunung). Sebenarnya sih jalan ini merupakan jalan memotong agar tidak memutar ke parkiran. Tapi berhubung kondisi jalannya setapak dan lumayan terjal, sehingga jalur ini jarang dilalui banyak orang. Terlihat seringnya jalan yang tertutupi rimbunya pepohonan. Oia hati – hati di jalur ini juga seringkali banyak lintah yang siap hinggap ke tubuh orang yang melewatinya.

 photo IMG_20140406_163417.jpg

Kondisi jalan alternatif dari Curug Sawer menuju Situ Gunung

Kurang lebih 45 menit kami berjalan, akhirnya kami tiba di Situ Gunung juga😀

 photo IMG_20140406_170517.jpg

Musholla di Situ Gunung

 photo IMG_20140406_170442.jpg

Tempat Wudlu dan WC di Situ Gunung

 

 photo IMG_20140406_170738.jpg

Panorama View Situ Gunung

 photo IMG_20140406_170957.jpg

Santai sejenak di pinggir situ

 photo IMG_20140406_171141.jpg

Warga setempat menaiki rakit

 photo IMG_20140406_171355.jpg

Perahu Ngumpet

 photo IMG_20140406_171429.jpg

Tempat duduk untuk menikmati keindahan Situ Gunung

 photo IMG_20140406_172720.jpg

Fasilitas Outbond di Rakata Campsite

 

Categories: Gunung Pangrango, Hiking, Jawa Barat, Traveling | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: